Segenap Crew Radio Da'wah Himmah Yaman Mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriah 1436 H

Kiblat Waktu Shalat Umat Islam di Dunia

Dibuat pada 30 April 2012

Kiblat Waktu Shalat Umat Islam di Dunia

Sebagai manusia di bumi ini, kita tahu bahwa dimulainya detik waktu setiap harinya mengimam kepada Greenwich Mean Time yang dikenal dengan GMT di London. Letak geografis yang tepat memiliki garis bujur 0 derajat sebagai meridian utama, menjadikan jam The Big Ban yang berada di London ini sebagai pusat inti waktu bumi. 125 tahun lebih manusia menyepakati hal ini, terutama untuk mempermudah komunikasi, khususnya komunikasi dunia internasional.
Namun pada tahun 2010 lalu, tepatnya 11 Agustus 2010. GMT ditantang oleh sebuah jam raksasa baru yang dibangun di Mekkah, yang diperkirakan akan menjadi acuan waktu bagi seluruh Muslim di dunia dengan menyesuaikan jam tangan mereka segera. Jam itu mulai berdetak Kamis (12/8/2010), saat umat Islam mengawali shaum selama bulan Ramadhan di Mekkah. Jam tersebut ditempatkan di atas Mekkah Royal Clock Tower yang mendominasi kota suci Islam itu. Sebuah kompleks luas yang didanai Pemerintah Arab Saudi, yang didalamnya terdapat hotel, pusat perbelanjaan, dan ruang konferensi. Warga Mekkah juga akan diingatkan bahwa waktu untuk shalat tiba, ketika 21.000 lampu hijau dan putih yang dapat terlihat dari jarak 18 mil itu, menyala lima kali sehari. Para ulama Islam berharap pengaruh jam bisa menjangkau wilayah yang lebih luas, melampaui gurun pasir Arab Saudi, sebagai bagian dari sebuah rencana agar Mekkah dapat meruntuhkan Observatorium Greenwich sebagai “pusat bumi”.
Penampilan menara Greenwich-nya Islam ini, menandingi menara yang mengokohi lonceng The Big Ban dan Empire State Building di Inggris. Menara Greenwich-nya Islam ini memang bertujuan mengalahkan Greenwich dari segala hal, yang selama ini dikenal masyarakat seluruh dunia. Menurut Al-arkubi, panjang stuktur beton menara utama jam Mekah ini setinggi 662 meter dan panjang stuktur besi diatasnya seluas 155 meter, sehingga menara ini akan menjadi menara jam tertinggi di dunia. Menara jam Mekah ini juga akan berisi muzim Islam dan observatorium astronomi yang dapat digunakan untuk tujuan ilmiah dan keagamaan, dan akan menampilkan film-film dokumenter keislaman. Panjang jam setinggi 45 meter dan lebar 43 meter, menurut Al-arkubi, jam Mekah ini menjadi Jam Terbesar di dunia, mengalahkan Big Ben di London hingga enam kali lipat.
Sebelumnya, studi baru yang berjudul ‘Bukti Mekah sebagai Pusat Bumi’, menghasilkan bahwa waktu seharusnya mengadopsi dari Mekah, bukanlah waktu dari Greenwich di London.Studi tersebut disusun oleh Dewan Dunia untuk Dakwah Islam dan Kemanusiaan di Mesir, menyatakan bahwa adanya keperluan untuk menggunakan garis bujur Mekah dan Madinah dalam perhitungan waktu universal, bukan garis yang melewati Greenwich. Direktur Jenderal Dewan, Dr. Yehia, penelitian ini didasarkan pada fakta dan penelitian ilmiah yang menegaskan bahwa mediasi Mekan merupakan bagian daratan permukaan bumi.

Tulis Komentar


Kode keamanan
Segarkan