RENUNG KALBU

Dibuat pada 21 Maret 2012

Kalbu...
Kau bagiku ibarat penampung
Menampung semua yang aku rasakan
Menampung berjuta-juta kata yang tidak  mampu aku utarakan
Menampung nada-nada dibalik kebisuan

Kalbu...
Seandainya aku bertanya “Kapan kau mau berbagi separuh tampunganmu?”
Apa yang akan kau jawab?

Kalbu...
Kenapa kau tidak berani?
Kenapa kau begitu takut?
Padahal lisanpun telah bersedia mengurangi beban tampunganmu

Kalbu...
Aku tidak ingin membebanimu
Aku juga tidak ingin menyakitimu
Juga tidak ingin mengotorimu

Tapi
Aku membutuhkanmu sebagai teman bicara dalam diamku
Yang mengerti bahasa mataku

Mungkin hanya kamu  yang tahu maksud dari setiap kejapan mataku
Disaat tidak ada seorangpun yang dapat mengerti

Kalbu...
Ku ucapkan terimakasih atas segala kesediaan dan kesetiaanmu
Menampung segala rasa, keluh, dan cinta disaat lidah ini lemah dan tidak berdaya

Kalbu...
Akan ku titipkan  kepada-Nya Dzat yang mampu membolak-balikanmu
Semoga Ia menetapkan dan mengokohkanmu pada kebenaran
Amin

By: Al_Bend




 

Tulis Komentar


Kode keamanan
Segarkan